Puisi: Lambaian daerah hati
Hallu...
Lambaian Daerah Hati
Dalam persimpangan ribut
Memilih antara kelam dan terang
Hadir akan daerah
Daerah asing barangkali
Daerah yang jauh tapi dekat
Daerah yang tidak perlu ku tambangi
Hanya daerah dan daerah!
Semakin dekat lambaian daerah itu
Daerah hati yang ku cipta
Daerah taman hati?
Yang bakal akan ku jadikan teman
Teman kala ku tersenyum
Teman kala ku menangis
Teman kala aku tiada aku lagi barangkali
Semakin aku yakin akan pilihan ini
Jauh lagi terasing
Akan daerah yang semakin melambai
Memanggil agar aku hadir
Untuk menghuni daerah hati
Mana mungkin akan aku pergi sejauh itu
Hanya memakan hati
Memakan jiwa
Tapi aku perlu pasti
Hanya daerah hati itu yang memahami
Tidak mungkin keluargaku
Tidak mungkin sahabatku
Tidak mungkin juga kekasihku
Maafkan aku semua
Aku kini punyai daerah hati
Yang kelak akan menemani
Yang kelak akan memahami hati
Hati yang mengerti akan daerah hati
Benarkah!
Ku bina daerah ini?
Aku tidak mengerti semua ini
Perlu aku simpulkan daerah hati yang melambai
Perlu kucapai kata sepakat akan daerah hati
Daerah hati
Sabarlah aku bakal menghuni kau
Untuk selamanya
Ya untuk selamanya
Jangan kau khuatirbimbang
***rima tak best pun, tak puitis.hehe
Cik Anita dalam mood mahu mencipta puisi, layan jelah puisi kat bawah ni. Apa yang Cik Nita tulis ni, melambangkan apa yang Cik Anita rasa sekarang. Doakan Cik Anita yang terbaik dalam membuat keputusan ye :)
Lambaian Daerah Hati
Dalam persimpangan ribut
Memilih antara kelam dan terang
Hadir akan daerah
Daerah asing barangkali
Daerah yang jauh tapi dekat
Daerah yang tidak perlu ku tambangi
Hanya daerah dan daerah!
Semakin dekat lambaian daerah itu
Daerah hati yang ku cipta
Daerah taman hati?
Yang bakal akan ku jadikan teman
Teman kala ku tersenyum
Teman kala ku menangis
Teman kala aku tiada aku lagi barangkali
Semakin aku yakin akan pilihan ini
Jauh lagi terasing
Akan daerah yang semakin melambai
Memanggil agar aku hadir
Untuk menghuni daerah hati
Mana mungkin akan aku pergi sejauh itu
Hanya memakan hati
Memakan jiwa
Tapi aku perlu pasti
Hanya daerah hati itu yang memahami
Tidak mungkin keluargaku
Tidak mungkin sahabatku
Tidak mungkin juga kekasihku
Maafkan aku semua
Aku kini punyai daerah hati
Yang kelak akan menemani
Yang kelak akan memahami hati
Hati yang mengerti akan daerah hati
Benarkah!
Ku bina daerah ini?
Aku tidak mengerti semua ini
Perlu aku simpulkan daerah hati yang melambai
Perlu kucapai kata sepakat akan daerah hati
Daerah hati
Sabarlah aku bakal menghuni kau
Untuk selamanya
Ya untuk selamanya
Jangan kau khuatirbimbang
***rima tak best pun, tak puitis.hehe

Comments
ad terkesan dijiwa itu puisi..huhuhu
mama zara jgn copy and paste pulak!
huahua :P